Tampilkan postingan dengan label kisah nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah nyata. Tampilkan semua postingan
Rabu, 11 Mei 2016
Eksplore Bogor, Cissarua
Label:
backpaker,
bersama,
bogor,
cissarua,
dear saudariku,
jalan-jalan,
Journeys,
kisah nyata,
kisah persahabatan,
My journey,
perjalanan,
photograph,
rindu,
Rphis,
SWISS,
ukhuwah
Jeritan Kemanusiaan
Elegi Syiria : Aleppo.. La Tahzan!
Oleh : Al_izzah
![]() |
| Gambar 1. Ilustrasi puisi dari google |
“Allah tidak akan menguji seorang hamba di luar kesanggupannya.”
Aleppo sayang,
Aleppo malang,
Bukan salahmu
Bukan salah rezimmu
Itu hanya bukti cinta
Allah kepada hamba-Nya
Hanya ujian dunia
sementara saja
Kelak kau akan lihat,
Siapa yang berdiri
tegap
Siapa yang Allah
tinggikan kedudukannya.
“Janganlah bersedih, sesungguhnya Allah bersama hamba-Nya.”
Aleppo sayang,
Aleppo malang,
Tak usah kau bersedih
Tak usah kau sesali
yang sudah terjadi
Sungguh Allah tak
meninggalkanmu sendiri
Allah bersamamu,
Bersama pertolongan
hamba-hambaNya
Bersama kami juga
disini.
Meski kami tak banyak
membantumu
Hanya doa dan secuil
penghapus dahaga
Yang kelak kami harap
Dapat kami jadikan
hujjah di hadapan-Nya.
Aleppo sayang,
Syiria malang,
Kami cinta, namun Allah lebih mencintai kalian.
Menuju Impian yang Allah Ridhoi
Bismillahirrohmanirrohim...
![]() |
| Gambar 1. Ilustrasi bersumber dari google |
Sebaik-baik Insan
(Saya dalam 5 Tahun Mendatang)
(Saya dalam 5 Tahun Mendatang)
“Sebaik-baik
seorang hamba adalah yang paling banyak manfaatnya.”
Hidup itu hanya mengenal dua hal. Ada baik dan buruk.
Ibarat Yin dan Yang dalam filosofi Tionghoa untuk menggambarkan dua hal yang
berlawanan. Atau bagaikan acara reality show hitam putih yang dibawakan
oleh Deddy Corbuzier dalam salah satu stasiun televisi. Sedangkan dalam Islam,
dikenalkan yang Haq dan Bathil dalam menggambarkan kebaikan dan keburukan. Begitupula
dalam hidup kita, ada masa hidup yang bermanfaat atau tidak bermanfaat. Hidup
yang penuh manfaat adalah impian setiap orang. Jika bukan manfaat yang
dibagikan maka bisa jadi kita telah menyumbang sebuah keburukan.
Seperti dalam sebuah hadist Rasulullah SAW, Sebaik-baiknya manusia
adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya (HR. Ath Thabarani). Manfaat adalah bentuk aktualisasi diri seseorang dari
banyaknya proses hidup yang telah dilewati. Proses hidup dari kita kecil hingga
beranjak dewasa. Sejak kita hanya meminta hingga akhirnya kita dapat memberi
kepada oranglain. Selain itu, kebermanfaatan adalah bentuk syukur kita terhadap
nikmat Allah selama kita hidup.
Maka atas seizin Allah. Impian yang
bermanfaat 5 tahun yang akan datang bagi saya adalah membahagiakan kedua
orangtua dan orang lain. InsyaAllah 5 tahun kedepan, saya adalah seorang
pemerhati anak di Indonesia. Selaras dengan bidang keilmuan yang saya geluti
saat ini, yaitu Ilmu Keluarga dan Konsumen. Maka menjadi kewajiban saya untuk
dapat memberikan kebermanfaatan dari ilmu yang saya dapatkan. Selain itu,
kerusakan moral yang terjadi pada anak telah mengancam masa depan generasi
bangsa Indonesia. Anak adalah investasi sebuah negara. Kepribadian seseorang
dibentuk sejak masa kanak-kanak, sehingga memperbaiki moral anak adalah
kewajiban setiap orang.
Saya juga adalah seorang penulis terkenal. Bukan sosok
penulisnya yang terkenal, namun tinta-tinta emas yang tergoreskan untuk
menginspirasi setiap insan. Mengingat sebuah pepatah “Menulis adalah mengikat
ilmu” dan “Jika kau ingin dikenang oleh sejarah, maka menulislah.” Selain itu,
menulis adalah salah satu usaha menumpuk amal-amal jariyah. Target tulisan saya
juga mengenai keluarga dan anak. Menulis kembali setiap tetes ilmu yang saya
dapatkan semasa kuliah. Harapannya, buku itu dapat menjadi referensi bagi
orangtua modern dalam mendidik anak dan membangun keluarga sejahtera.
Mimpi saya selanjutnya adalah menjadi seorang ibu
sekaligus pengusaha muda di Indonesia. Menjadi ibu sebagai madrasatul ula
(pendidik pertama dan utama) adalah kewajiban. Namun juga dapat mengelolah
sebuah usaha hanya dari rumah adalah sebuah impian. Pengusaha yang mampu memberikan
keuntungannya untuk orangtua tercinta dan kebutuhan dakwah. Semua itu, jelas
atas izin dan ridho Allah serta sang suami kelak. Begitulah yang Allah inginkan
terhadap hamba-hamba-Nya yang benar, “Sesungguhnya orang-orang mukmin yang
sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya, kemudian
mereka tidak ragu-ragu, dan mereka berjihad dengan harta, dan jiwanya di jalan
Alloh. Mereka itulah orang-orang yang benar.”(QS.Al-Hujurot [49]: 15)
Impian adalah bukti cinta kita
kepada Allah. Begitupun wujud syukur kita terhadap kebesaran-Nya yang
senantiasa mengalir setiap detik. Tidak ada jalan lain yang harus kita ikuti,
selain jalan yang telah Allah gariskan. Bukan pasrah terhadap takdir malainkan
menyerahkan semua masa depan terbaik kepada Allah. Wallahualam. Aamiin yaa
rabbal alamiin.
Kamis, 21 April 2016
Hari KARTINI adalah Hari KITA
![]() |
| Gambar 1. Kartini's Quotes dari google |
Hari Kartini..
Hari ini bukan hanya milik almarhumah Raden Ajeng Kartini,
tapi hari ini adalah milik kita as perempuan.
Bangga ya punya hari khusus dalam 340an hari dalam setahun.
Hari ini bukan hanya milik almarhumah Raden Ajeng Kartini,
tapi hari ini adalah milik kita as perempuan.
Bangga ya punya hari khusus dalam 340an hari dalam setahun.
Kenapa perempuan di istimewakan?
atau dalam Islam, perempuan sangat dimuliakan, terkhusus seorang ibu.
atau dalam Islam, perempuan sangat dimuliakan, terkhusus seorang ibu.
The First, perempuan adalah mutiara yang terpendam *ceileh*
itu mengapa kita di wajibkan menutup aurat gais.
kecuali jika mutiara itu memang tidak mau dilindungi keberadaannya.
itu mengapa kita di wajibkan menutup aurat gais.
kecuali jika mutiara itu memang tidak mau dilindungi keberadaannya.
Terus, perempuan adalah 'madrasatul 'ula' artinya madrasah pertama bagi
anak-anak kita kelak. terkhusus perempuan yang telah menyandang gelar
Ibu. Kita lah calon pendidik generasi-generasi penerus bangsa nantinya.
Khusus ibu lagi nih, ada dibawah telapak kaki ibu loh, salah satu
pintu surgaNya Allah. betapa istimewanya perempuan dan betapa mulianya
seorang ibu.
dan masih banyak lagi.. itu yang diatas yang emang
ngtrend aja. kalian juga pasti udah tau. dan artinya, saya disini hanya
kembali mengingatkan. agar kita semangat menjadi perempuan as mutiara
terpendam, perempuan yang cerdas, dan sosok ibu yang luar biasa kelak.
wait.. ternyata dari semua kemuliaan perempuan, kebanyakan ketika kita sudah menjadi seorang ibu.
uhuk.. karena belum menjadi ibu, maka mari muliakan ibu-ibu kita dirumah..
uhuk.. karena belum menjadi ibu, maka mari muliakan ibu-ibu kita dirumah..
kesimpulan dari tulisan ini adalah..
Selamat Hari Kartini
Selamat Hari Perempuan (kaya nya buatan sendiri) ^^
Selamat Hari Kartini
Selamat Hari Perempuan (kaya nya buatan sendiri) ^^
Salam dari
Perempuan Indonesia
Calon Ibu Luar Biasa
Umi Azizah M (Al_Izzah)
Rabu, 06 April 2016
Pesona Pelangi tanpa Hujan
| Gambar 6. Langit Masji Al-Hurriyyah IPB dan pelangi di siang hari |
Seindah rembulan kala malam.
Ternyata tak kala indah saat ada rembulan di langit siang.
Seindah pelangi setelah hujan.
Ternyata tetaplah indah meski hujan tak menemaninya.
Seindah syukur saat bahagia menyapa.
Ternyata dada semakin lapang saat syukur di segala keadaan.
Begitulah..
Tak melulu ada udang dibalik batu.
Tak melulu ada seseorang untuk di rindu.
Allah selalu tau segala isi hatimu.
Bogor, 2015-2016
Label:
about love,
Antalogi Sastra,
backpaker,
Hikmah,
jalan-jalan,
Journeys,
Karya,
kisah nyata,
Langit,
Masjid Al-Hurriyyah IPB,
Mata Lensa,
motivasi,
My journey,
pelangi,
photograph,
Siang hari
Adik yang dirindukan
| Gambar 2. Adik kecilku lagi berenang |
Sempat ku ingin merobek sejarah
Saat waktu mencoba mengajari makna berbagi
Sempat ku ingin mengulang masa
Saat lara mengajarkan ku kesabaran
Sempat ku hendak berlari
Meninggalkan jejak yang tak ingin ku mengerti
Aku mau.. aku saja yang disini.
Aku seorang yang kalian bagikan kasih dan sayang
Namun..
Allah ingin, Aku bahagia
KaruniaNya terlalu besar untuk ku sesali
Hadirnya terlalu indah untuk ku pungkiri
Adikku.. akhirnya kita dipertemukan kembali
Ancol, 2014
salam untuk kamu yang di Pekanbaru Riau, 2016
Senin, 21 September 2015
Artikel Ukhuwah -- Patah Hati dalam Ukhuwah
Patah Hati dalam Ukhuwah
Hay dear..
Kamu mungkin pernah mendengar namanya patah hati dalam urusan cinta tapi mungkin itu udah biasa. Nah sekarang ada nih patah hati jenis baru, namanya patah hati ukhuwah (hahaha). Patah hati jenis ini hanya dirasakan bagi insan-insan yang itsarnya begitu kuat kepada saudaranya eh tapi malah bertepuk sebelah tangan. Miris ya.
Guys.. kalian harus bener-bener paham dengan jenis patah hati yang satu ini. Bagaimana engga? Kalo jenis patah hati karena cinta aja efeknya luar biasa apalagi karena ukhwuah atau persahabatan? Iya kan. Nih ya.. kalo aja jenis patah hati ini kalian yang rasain. Gimana sih emang? Yap.. saat kalian perhatian sama orang yang kalian anggap sahabat udah gitu kalian paham apa itu itsar (mendahulukan kepentingan saudaranya daripada kepentingan sendiri). Eh tiba-tiba temen kalian itu deketnya atau mainnya sama yang lain terus, ke kalian Cuma kalo ada butuhnya aja. Ngenes gak tuh??
Sebab itu yah guys.. please don’t be EGOIS. Kalian itukan gak hidup sendrian. Udah gitu coba deh kalian lebih peka dengan saudara-saudara kalian yang udah berkorban untuk kalian, itsarnya tinggi banget selangit, eh kalian malah cuek gitu aja. Hati-hati yang mba/mas bro, cari saudara atau sahabat macem tu gak mudah loh.. so.. jangan pernah sia-sia-in dan cuekin mereka gitu aja. Mereka itu lebih berharga daripada emas 24 karat. Inget yaa..
Nah.. sekarang aku kasih tips nih buat kalian, gimana sih caranya agar dalam persahabatan engga ada namanya patah hati?!!
The fisrt, look your heart and than ask about your NIAT! Nah.. ini nih yang super penting dalam bersahabat atau bahkan dalam melakukan segala hal. Lihat ke dalam hati mu dan tanyakan baik-baik ke hati mu apakah niat terbaikmu untuk berteman dengan mereka? Sebelum kalian kelamaan mikir, sekarang aku kasih tau aja yaa. Niat terbaik kita dalam bersahabat haruslah hanya karena dan kepada Allah subhanahu wata’ala. Semua hal apapun yang diniatkan atas dasar Allah, InsyaAllah akan terus berujung dan berbuah baik (aamiin). So, jangan lupa yaa, ask your heart!!
And than, Keep your relationship with your bestfriend. Jaga tuh baik-baik hubungan persahabatan kalian. Jangan sampe sedikitpun ada yang terdzolimi didalamnya. Penjagaan yang paling efektif adalah dalam komunikasi, InsyaAllah jika komunikasinya lancar, persahabatan kalianpun akan terus mengalir bak air sungai tanpa sampah. Eits jangan lupa ya, sesama sahabat pun harus saling terbuka, transparan, apa adanya, saling mengingatkan jika salah satu dari kita ada yang alfa ngasih senyuman, saling ngerangkul dalam suka dan duka. Beh.. kalo udah kaya gini nih. insyaAllah dijamin awet.
The last, gimana nih kalo ada persinggungan yang tak diduga padahal poin satu dan dua udah dijalanin? Hayoloh.. gimana yaa? Sekarang gini deh, kalo kalian udah belajar terbuka, coba sekarang belajar terbuka juga dalam mengungkapkan semua perasaan kesal, bete, marah dan lain sebagainya ke sesama sahabat. Tujuannya adalah agar tidak seorangpun dari kalian yang menyembunyikan semua itu biar gak lama deh sembuhnya. Jika sudah terbuka, saatnya saling menerima semua kesalahan dan berusaha untuk berlapang dada. insyaAllah dengan itu semua, kita menjadi paham apa itu itsar dan kitapun sudah menjalankannya dengan baik.
So.. don’t forget yaa.. berikan senyuman terbaikmu untuk orang-orang tersayangmu. Jika mereka melakukan salah, rangkullah mereka dan berikan pelayanan terbaik agar mereka bisa kembali ceria. Bukan berarti yang salah kita hindari namun berusaha berlapang dada dan memaafkan itu ternyata lebih baik loh. Yaa kaan??
MiUmi_
Hay dear..
Kamu mungkin pernah mendengar namanya patah hati dalam urusan cinta tapi mungkin itu udah biasa. Nah sekarang ada nih patah hati jenis baru, namanya patah hati ukhuwah (hahaha). Patah hati jenis ini hanya dirasakan bagi insan-insan yang itsarnya begitu kuat kepada saudaranya eh tapi malah bertepuk sebelah tangan. Miris ya.
Guys.. kalian harus bener-bener paham dengan jenis patah hati yang satu ini. Bagaimana engga? Kalo jenis patah hati karena cinta aja efeknya luar biasa apalagi karena ukhwuah atau persahabatan? Iya kan. Nih ya.. kalo aja jenis patah hati ini kalian yang rasain. Gimana sih emang? Yap.. saat kalian perhatian sama orang yang kalian anggap sahabat udah gitu kalian paham apa itu itsar (mendahulukan kepentingan saudaranya daripada kepentingan sendiri). Eh tiba-tiba temen kalian itu deketnya atau mainnya sama yang lain terus, ke kalian Cuma kalo ada butuhnya aja. Ngenes gak tuh??
Sebab itu yah guys.. please don’t be EGOIS. Kalian itukan gak hidup sendrian. Udah gitu coba deh kalian lebih peka dengan saudara-saudara kalian yang udah berkorban untuk kalian, itsarnya tinggi banget selangit, eh kalian malah cuek gitu aja. Hati-hati yang mba/mas bro, cari saudara atau sahabat macem tu gak mudah loh.. so.. jangan pernah sia-sia-in dan cuekin mereka gitu aja. Mereka itu lebih berharga daripada emas 24 karat. Inget yaa..
Nah.. sekarang aku kasih tips nih buat kalian, gimana sih caranya agar dalam persahabatan engga ada namanya patah hati?!!
The fisrt, look your heart and than ask about your NIAT! Nah.. ini nih yang super penting dalam bersahabat atau bahkan dalam melakukan segala hal. Lihat ke dalam hati mu dan tanyakan baik-baik ke hati mu apakah niat terbaikmu untuk berteman dengan mereka? Sebelum kalian kelamaan mikir, sekarang aku kasih tau aja yaa. Niat terbaik kita dalam bersahabat haruslah hanya karena dan kepada Allah subhanahu wata’ala. Semua hal apapun yang diniatkan atas dasar Allah, InsyaAllah akan terus berujung dan berbuah baik (aamiin). So, jangan lupa yaa, ask your heart!!
And than, Keep your relationship with your bestfriend. Jaga tuh baik-baik hubungan persahabatan kalian. Jangan sampe sedikitpun ada yang terdzolimi didalamnya. Penjagaan yang paling efektif adalah dalam komunikasi, InsyaAllah jika komunikasinya lancar, persahabatan kalianpun akan terus mengalir bak air sungai tanpa sampah. Eits jangan lupa ya, sesama sahabat pun harus saling terbuka, transparan, apa adanya, saling mengingatkan jika salah satu dari kita ada yang alfa ngasih senyuman, saling ngerangkul dalam suka dan duka. Beh.. kalo udah kaya gini nih. insyaAllah dijamin awet.
The last, gimana nih kalo ada persinggungan yang tak diduga padahal poin satu dan dua udah dijalanin? Hayoloh.. gimana yaa? Sekarang gini deh, kalo kalian udah belajar terbuka, coba sekarang belajar terbuka juga dalam mengungkapkan semua perasaan kesal, bete, marah dan lain sebagainya ke sesama sahabat. Tujuannya adalah agar tidak seorangpun dari kalian yang menyembunyikan semua itu biar gak lama deh sembuhnya. Jika sudah terbuka, saatnya saling menerima semua kesalahan dan berusaha untuk berlapang dada. insyaAllah dengan itu semua, kita menjadi paham apa itu itsar dan kitapun sudah menjalankannya dengan baik.
So.. don’t forget yaa.. berikan senyuman terbaikmu untuk orang-orang tersayangmu. Jika mereka melakukan salah, rangkullah mereka dan berikan pelayanan terbaik agar mereka bisa kembali ceria. Bukan berarti yang salah kita hindari namun berusaha berlapang dada dan memaafkan itu ternyata lebih baik loh. Yaa kaan??
MiUmi_
Senin, 11 Maret 2013
Share Kisah Hikmah ~ Rengkuh Aku Dalam Ukhuwah Mu~
Assalamualaikum.wr.wb
hanya sekedar berbagi dan bercerita..
sekiranya kisah ini dapat menjadi cukup pelajaran berharga untuk kamu yang memiliki sahabat ^^
sebuah kisah nyata..
~Kita Masih Bersahabat sampai di Syurga Nanti~
"rai, kalo kita lulus nanti kita masuk smp yg sama yah di kota, aku mau rasain sing kehidupan kota tuh kumaha yah? Tapi kita satu sekolah yah.. Aku gak mau kalo sendirian.."
Lirih suara itu bgtu ku ingat..
Mata ku rasany mash ingin menangis, malah lebh deras lagi sampai tak terasa sajadah ini basah karna air mata kerinduan.
Aku masih ingat jelas janji itu, reza sahbt kecil ku yang mengajari ku byak hal terutama menempati janji kita. Tapi kini, ahh.. Rasanya ingin ku peluk ia erat, ingin ku raih kembali jari jemariny dalam persahabatan kecil ini, ingin sekali aku mengatakan, "aku merindukan mu za, aku merindukan persahbtan kita yg dulu, ketika berlari bersama menuju beranda masjid, ketika kau mengajari ku carany mencintai adik2 kecil kita untk mengajari mereka sepatah kata ayat Allah, ketika kau rela membantu ku dalam keadaan tersempit sekalipun, ketika aku pun mampu memblas bntuan mu karena itsar kita yg kuat, ketika persahabatan kecil ini kupelajari dari mu, dan ketika terakhr kau pergi dgn teman mu yg baru dan melupakan persahbtan kita serta berubh dari reza yg dahulu ku kenal.." air mata ku tak mampu lg ku tahan.
Aku tau mgkin ini berlebhn untk sebgian pria yg saling bershbt, apalg kita mash duduk di sekolah dasar, apa mgkn pemikiran ku yg terlampau dewasa, terserah lah apa kata mereka dan apa kata dya dgn ini semua, yg terpenting aku sangat menyayangi dy sbg shbt ku yg kutemukan ia ketika aku belum tau tetang dunia dan kita mengartikany bersama2. Ah.. Mgkn itulah yg tak pernah bisa ku lupakan. Sahbt kecil ku, saudara ku, bahkan seperti keluarga ku sendiri.
Pagi menyingsing, berasa ingin menyampaikan kabar baru lewat senyuman mentari. Mata ku lembam, seperti orang yang menangis semalaman, yah mgkn memang itu lah yg terjadi.. Tak perduli, rasany hari ini ingn ku kabarkan dan kembali ku balas senyuman mentari itu, ah.. Aku lega ya Allah telah mencurahkan kerinduan ku semalam, dan telah ku titipkan salam perpisahan ku untukny lewat sajadah yg basah itu. Yah.. Hari ini, akan ku buka kehidupan remaja pertama ku dikota yg dulu kita janjikan, kota besar di sebelah desa ini, kota Jakarta walau tanpa dya..
Aku tak bermaksud meninggalkany sendiri, apalg dalam keadaan ny yg seperti ini, rasany bru ku dengar kbar dari bu le' kalo dy akan melanjutkan sekolahny di desa ini bersama temany yg bru, yg tak pernah ku tahu dan merka pun tak pernah kenal dgn ku. Ah.. sekali lagi aku memang sedikit menyesal dan kesal dengannya, walau dya berubah, walau dya sudah bertemu dengan teman barunya, walau dya sudah tersenyum dengan masa remaja nya yang baru, walau dya kini melupakan ku, aku masih tetap menjadi sahabatnya, masih mendengarkan semua keluh kesahnya dan masih sempat memberinya berbagai solusi walau hanya sekedar didengar tapi tak dianggap.
Sedih rasanya melepas persahbtan ini, entahlah.. Aku mash mengingat kata2ny dan janji kita, hanya itu yang mampu ku lakukan walau harus kehilangan dy tapi setidakny aku tidak pernah kehilangan cita2 dan semangatny yg luar biasa. Aku kagum dgn dy yg lembut dalam mengajar, semangat dalam ibadah, ceria dalam keadaan apapun, dan entah lah kini rasany dy bgtu jauh berbeda,, berbeda..
Dan aku pun harus rela melepaskan adik2 kecil ku di mesjid desa belajar sendiri, atau mgkn menunggu sang guru itu kembali mengajar..
Ya Allah kembali ku titip ia dalam naungan Mu yg Maha Agung..
Ku harap kelak ia mengerti dan merindukan ku pula.
Ku tulis sebait surat untkny, karena memang akhr2 ini dy sangat sulit ku temukan.
Assalamualaikum.wr.wb
Untuk sahbt ku..
Aku mash menepati janji kita, dan aku merindukan mu sahbt..
Aku titipkan adik2 kecil kita pada mu, ku harap sang guru mereka kembali mengajar dan aku harap kau mengerti kenapa aku harus pindah ke solo. Janji kita.
Terimakasih za berkenan membaca surat ku.
Wassalamualaikum.wr.wb
Surat singkat itu ku titipkan ke bu le', dan akhrny sore ini ku lepaskan langkah ku dan pindah ke kota.
**
Pagi dijakarta rasanya tak se nyaman di desa tercinta, ah.. Kalo inget desa pasti inget reza.
Ya Allah gmana kbr dy hari ini?
Setelah 2 blan kami berpisah dan bersekolah di kota yg berbeda.
Pagi ini ponsel ku berdering..
Tutttt tuttttt..
Pikir ku sejenak bukan dari siapa2 tp ternyata..
"Assalamualaikum raiha, aku mau minta maaf sama kamu. Aku udah salah gak nepatin janji kita, aku yg kehilangan kamu ha, aku minta maaf bgd sama kamu.. Raiha? Raiha? Raiha? Apa kamu mau maafin aku? Ku mohon ha…."
Terdengar dari sebrang sana, dy spertinya sangat menyesal. Tp rasanya aku tak mampu berbicara sepatah kata pun, entah karena kesal, marah, rindu, atau bhgia.. Yg pastiny aku hany mampu meneteskan air mata ku di balik telpon ini tanpa sepatah kata pun yg terucap..
Dan akhrny..
Tut tut tut,
Seketika telp itu mati, dan hilang sudah kesempatan ku untk dapat berbicra dgn ny.
"reza maafin aku" lirih ku dalam hati “dan aku telah memaafkan mu”.
Seminggu setelah telpon itu berlalu, malem itu ketika sejadah di kota kembali basah dengan kerindungan dan penyesalan yang selalu datang di akhir cerita. Yah.. sedikit menyesal tak mampu berkata apa-apa saat dya menelpon.”Ya Allah, sungguh aku ingin menghabiskan masa remaja dengannya, aku ingin memiliki sahabat seperti dya lagi, aku ingin masa remaja tidak menjadi masa ku untuk mengumpulkan banyak dosa, aku butuh dya untuk terus mengingatkan ku.” Kembali ku curahkan segala isi hati ku kepada-Nya, karena memang hanya Allah lah tempat curhat yang paling aman, nyaman, dan lega rasanya kalau kita bisa curahkan semua pada-Nya,. Ya Allah, mungkin Engkaulah satu-satunya sahabat yang tak pernah mengecewakan dan menyakiti.. bersyukur aku pada-Nya, “Alhamdulillah.”
Mata ku yang lembam, membawa ku tak mampu lagi terjaga. Aku masih di atas sejadah ini, dan masih pula tertidur di sini..
Seketika..
“Astagfirullahaladzim..”
Tersentak aku dari tidurku,” ya Allah mimpi apa aku barusan..”
Aku melihat reza menangis di hadapan ku dan begitu tulus meminta maaf.
“ada apa yah?” fikir ku khawatir padanya. Akhirnya ku putuskan untuk kembali ke desa dan menemuinya.
**
Pagi ini tak seindah pagi biasanya. Mendung menyelimuti Jakarta, tapi terasa tenag seperti tak ada sedikit pun aktivitas.
Entahlah..
Sememndung apapun Jakarta, seharusnya aku tetap bahagia karena hari ini aku akan bertemu dengan sahabat ku, kembali memeluknya erat, dan mengajaknya menepati janji kita yang dulu yah.. bersekolah di kota dan menghabiskan masa remaja bersama-sama.
Ingin ku ceritakan, “adik- adik ku di Jakarta tak seantusias adik-adik kita di desa, mereka lebih senang bermain daripada belajar, aku agak risih sebenarnya, tapi kembali ku ingat kelembutan mu dalam mengajar membuat ku menjadi semangat mengajar mereka, ku ubah metode belajarnya, dan akhirnya mereka senang belajar dengan ku. Aku ingin mengajak mu untuk mengajar mereka, akan ku kenal kan mereka oleh “sang guru” yang tak pernah menyerah.” Sepanjang jalan itu, rasanya sudah ku susun skanario kecil untuk berbincang hangat dengannya, terbayang jelas wajahnya yang sangat ku rindukan.
Desa ini begitu sejuk, 6 bulan sudah meninggalkan desa ini tapi masih terasa sama dengan yang dulu. Entah lah, aku langsung berlari menuju rumah reza dengan harapan dapat member surprise dan membuatnya tersenyum.
Tapi ternyata, mendung yang menyelemuti ku sepanjang perjalanan tadi mengabarkan sebuah cerita dan skanario yang berbeda. Benar, jikalau manusia yang berencana maka Allah lah yang tetap berkhendak.
Kini rasanya, desa ini begitu penuh tangisa, terutama tangis ku yang meledak mendapat kabar duka dari ibu reza atau yang biasa ku panggil bu’le, kalu reza…
“bu’le.. reza nya mana bu’le?” wajah ku masih penasaran dan se ceria skanario ku.
“nak, sing sabar sing tawakal yah nak, reza sudah kembali pada Gusti Allah.” Air mata bu ;le terasa belum kering semenjak 3 hari yang lalu kehilangan anak tercinta satu-satunya.
“Apa bu’le? Bu’le raiha serius? Jangan bercanda lah bu’le?” senyum itu seketika menjadi gledek yang kemudian membuncah semua air mata ku, “ya Allah.. aku menyesal sungguh aku menyesal ya Rabb.”
“bu ‘le serius toh nak.” Rasanya selain aku, air mata bu’le pun kembali menumpah ruah.
“rezaaaaaaa…. Kenapa kamu pergi? Aku belum sempat menemui dan mebalas maaf mu..” tangis ku tak mampu berhenti.
”kenapa bu ‘le? Reza kenapa ?”
“raiha, reza setelah menelpon dya ingin menyusulmu ke Jakarta untuk meminta maaf dengan mu, katanya lewat telpon saja tak cukup, akhirnya dya putuskan menyusulmu, dan ketika di jalan Allah berkhendak lain, motor yang ditumpanginya menabrak sebuah truk. Alhasil, dya meninggal di tempat. Ini bukan salah mu nak, ini semua takdir gusti Allah.” Bu ‘le menyekat air matanya, dan ingin menunjukan bahwa dya adalah wanita yang tegar.
“ bu ‘le? Kenapa bu ‘le gak ngabarin sejak kemarin?”
“ndak nak. Kemarin jaringannya sedang tak bagus dank au susah di hubungi.. jadi biar nanti saja Allah yang titipkan kabar ini.”
Hancur, retak, kecewa, sungguh rasanya hati tak lagi mampu berkata apa-apa berada di atas pusara reza. “reza, aku sudah memaafkan mu, dan sampai di syurga kita masih bersahabat.”
Lirih ku disamping pusaranya.
Kini, aku lanjutkan perjuangan ku dikota ini sendiri tanpa dya. Aku tak pernah menemukan sahabat sebaik dya, se lembut dya, se semangat dya, dan semua yang ada di dirinya..
Tapi sekarang, dya seperti menitipkan jiwa mengajarnya padaku, kelembutan dan kesabaran dalam mengajar begitu melekat dalam diri ku. Mungkin ini lah yang di namakan persahabatan sejati, atau kata pak guru agama ku inilah ukhuwah sampai di syurga.. yah.. semangatnya pun tak pernah lepas dari diri ku kini..
Begitu lah persahabatan, ketiak kita menemui seseorang yang mampu membawa kita pada kebaikan, yang mampu menjadi inspirasi buat kita dala menempuh jalan dakwah, maka.. itu lah dya saudara mu, sahabat mu, bahkan dya adalah keluarga mu ketika di syurga.. jangan lepaskan ia, karena menemukan orang sperti mereka tidak mudah, apalagi ketiak mereka sudah tak ada lagi dunia, semua akan menjadi sulit. Ketiak persahabatan mu mencapai titik jenuh, maka jangan jauhi dya, jikaulau dya tetap menjauhi mu, jaga terus ikutan itu, karena hati nya dan hati mu adalah milik Allah, Dia dapat mebolak-balik kan hati mu apabila kamu benar2 berdoa pada-Nya. Ingatlah.. persahabatan, ukhuwah, atau persaudaraan itu gak pernah mulus, adakalanya jenuh, adakalanya bertengkar, adakalanya terlupakan.. kita hanya manusia yang tak luput salah dan dosa, sebelum itu intropeksi dirilah. Dan kembali INGAT ! penyesalan tak pernah berada di awal cerita tetapi pasti di akhir cerita.
**
Tengoklah sahabat-sahabat mu barang sebentar, mungkin ada hal kecil yang tak mampu kalian saling ungkapkan. hal kecil yang nantinya menjadi sebuah penyesalan. ingatlah sahabat, persahabatan yang paling kuat hanyalah persahabatan karena-Nya.. Rindukah kamu terhadap sahabat mu? Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba Nya yang selalu bersyukur..
InsyaAllah Aamiin.
NB : tulisan pertama diambil dari sebuah kisah nyata seorang teman dengan penambahan, maaf apabila ada kata yang salah.
created by: Fb : @ummi just ummi
wassalamualaikum.wr.wb
Langganan:
Postingan (Atom)


